Repch

0 0
Depok – Pemerintah kota Depok berlakukan pembatasan sosial berskala mikro (PSBM).

Hal ini dikatakan oleh walikota Depok Mohammad Idris di Balaikota Depok, Jl. Margonda Raya, Depok. Menurutnya, pemberlakuan PSBM merupakan arahan dari gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang ditekankan pengawasannya di lingkungan RT dan RW, sampai 29 September 2020.

“Kita diarahkan oleh gubernur untuk bodebek sementara kita masih menerapkan pembatasan sosial berskala mikro,” kata Idris.
 
Mohammad Idris menegaskan akan membuat satgas khusus yang bekerjasama dengan TNI dan Polri yang akan disiagakan di setiap tempat yang berpotensi terjadi penularan Covid-19 yang tinggi, terutama sektor usaha atau perdagangan. 
 
Pembatasan aktifitas sosial juga diperketat, mengingat positis Covid-19 mengalami peningkatan tajam. Sementara kapasitas rumah sakit rujukan untuk gejala berat sudah terisi 100%, gejala sedang 81% dan gejala ringan.
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Share Here:

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
100%
2 Star
0%
1 Star
0%

195 thoughts on “Depok Berlakukan PSBM di Lingkungan RT dan RW

  1. I discovered your blog site on google and check a few of your early posts. Continue to keep up the very good operate. I just additional up your RSS feed to my MSN News Reader. Seeking forward to reading more from you later on!…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.