Repch

Kendari – Seorang guru SDN 57 Kendari, Sulawesi Tenggara rela mengajar keliling ke rumah para murid karena tidak bisa belajar Online (Daring)

Normayanti guru kelas 5 SD Negeri 57 Kendari, Sulawesi Tenggara terpaksa dilakukan proses belajar tatap muka di rumah salah satu murid karena mereka tidak memiliki perangkat dan akses untuk belajar Daring.
Pahlawan tanpa tanda jasa ini mengajar murid-muridnya di rumah secara bergilir dan berkelompok. Masing-masing kelompok terdiri dari 5 sampai 6 orang.

“Metode dari rumah ke rumah, adalah pembelajaran yang bisa membantu anak dari kelompok yang kurang mampu, agar tidak ketinggalan dalam satu mata pelajaran dengan rekan lain,” kata Norma.

Meski belajar bertatap muka, namun dirinya tetap menerapkan protokol kesehatan. Yaitu menggunakan masker dan menjaga jarak.

Selama wabahnya virus Corona di Indonesia, proses belajar tatap muka di sekolah belum diterapkan. Hal ini untuk mengurangi penyebaran virus Corona.

Share Here: