Repch

Hak interpelasi anggota DPRD DKI Jakarta terhadap Formula E yang rencananya akan digelar di Jakarta tahun depan terus bergulir, anggota yang menyetujui pun makin bertambah.
Ketua komisi A dari fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono mengatakan akan terus melobi anggota dewan lainnya untuk mendukung pengajuan hak interpelasi membahas soal Formula E yang akan digelar di Jakarta tahun 2022.
Politisi PDIP ini yakin nantinya akan ada anggota dewan dari fraksi selain PDIP dan PSI akan ikut menyetujui.
“Nanti akan ada 2 anggota dewan lagi yang akan bergabung,” kata Gembong.
Gembong menjelaskan bahwa hak Interpelasi adalah hak yang dimiliki setiap anggota dewan untuk berdialog dan bertanya kepada gubernur, bukan untuk menjatuhkan.
“Kita gunakan hak interpelasi hanya untuk bertanya sama gubernur kok, bukan untuk menjatuhkan. Kenapa memaksa adakan Formula E,” jelas Gembong.
Gembong menambahkan bahwa tahun 2022 merupakan waktu untuk pemulihan kesehatan dan ekonomi akibat pandemi Covid-19.
“Ini kondisi lagi Covid-19., ekonomi juga lagi turun. Tahun 2022 masa pemulihan, masa kita adain Formula E. Orang yang mau nonton siapa. Orang mending buat beli beras. Kalau setelah 2022 dan kondisinya sudah baik tidak masalah,” tambahnya.
Sementara dari fraksi partai Gerindra Esti Arimi Putri belum mau menanggapi.
Menurut anggota komisi C DPRD DKI Jakarta, partainya belum ada pembahasan soal usulan hak interpelasi Formula E.
“Kita belum ada keputusan untuk hak interpelasi, karena memang partai belum membahasnya. Belum sampai ke situ,” kata Esti.
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi mempersilahkan bagi anggotanya untuk mengajukan hak interpelasi, agar permasalahannya menjadi terang benderang.
“Silahkan saja. Hak interpelasi itu kan hak setiap anggota dewan untuk bertanya kepada gubernur, biar semakin jelas,” ungkap Prasetyo.
Untuk diketahui, saat ini sudah ada 13 anggota DPRD DKI Jakarts yang setuju ajukan hak interpelasi. 8 anggota dari fraksi PSI dan 5 anggota dari fraksi PDIP.
Hak interpelasi terhadap gelaran Formula E pertama kali digulirkan oleh politisi PDIP. Lalu gagasan ini langsung disambut oleh 8 anggota fraksi PSI yang dibubuhkan tanda tangan.
Share Here: