Repch

Depok – Motor matic saat ini semakin mendominasi di jalanan, khususnya di kota besar. Mudah dikendarai dan hemat tenaga. Namun dibalik kemudahan, motor matic memerlukan perawatan ekstra agar bisa berjalan normal. Motor matic menggunakan Continuously Variable Transmission (CVT) yang semuanya tertutup, berbeda dengan motor bebek atau sport. CVT merupakan penghubung Pulley depan (primer) dengan Pulley belakang (sekunder). Di dalamnya terdapat banyak komponen. Ketika ada masalah dengan getaran ketika jalan, CVT inilah yang harus pertama kali dibuka dan dilihat. Diantaranya:

  • Kampas Gandanya kotor atau tipis (aus). Jika kotor cukup dibuka dan dibersihkan. Namun jika tipis, maka harus diganti, biar tenaga motor kembali seperti semula.
Kampas kopling/reporter-channel.com
Gbr.1 Kampas kopling matic
  • Roller kotor, cukup dibersihkan. Jika pecah (rusak) maka harus diganti. Sebaiknya ganti yang original dan ukurannya sama. Karena berbeda ukuran akan mempengaruhi laju motor.
Roller/reporter-channel.com
Gbr.2 Roller matic
  • Rumah Roller, biasanya kalau Roller pecah atau rusak, Rumah Roller pun akan kena imbasnya.
Rumah roller/reporter-channel.com
Gbr.3 Rumah roller
  • Penahan Rumah Roller (Slide Piece). Meski terlihat sepele dan murah, komponen ini kalau rusak bisa menimbulkan suara yang berisik.
Slide piece/reporter-channel.com
Gbr.4 Slide piece

Pada saat CVT dibuka, ada baiknya periksa juga V Belt-nya. Ganti kalau sudah getas atau rusak.

Jangan lupa ganti oli CVT nya yang rutin ya bro…

Share Here: