Repch

0 0

Pandeglang – Majelis Ulama Indonesia (MUI) kabupaten Pandeglang, Banten tidak setuju dengan surat edaran yang dikeluarkan oleh Dewan Masjid Indonesia (DMI) mengenai pelaksanaan shalat Jum’at dibagi menjadi 2 waktu (shift).
Hal ini diucapkan ketua MUI Pandeglang KH. Tubagus Hamdi Maani, menurutnya pelaksanaan sholat Jum’at hanya 1 waktu. Jadi tidak sah menurut syariat Islam jika dibagi 2 waktu (shift).
“Sesuai fatwa MUI no. 5, munas IV/ MUI/ 2000. Bahwa pelaksanaan shalat jumat jika dibagi dua gelombang tidak sah. Dengan demikian pelaksanaan sholat Jum’at di kabupaten Pandeglang tetap dilaksanakan seperti biasa dengan mengikuti protokol kesehatan yang telah ditentukan pemerintah,” ucap Hamdi.
KH. Hamdi menambahkan, dirinya mengusulkan ke pemerintah setempat untuk menambah atau memperbanyak tempat pelaksanaan ibadah shalat Jum’at. Seperti di Mushola dan di Perkantoran, dengan tetap menjaga protokol kesehatan.
Sebelumnya Dewan Masjid Indonesia (DMI) untuk mencegah penularan Covid-19 mengeluarkan surat edaran tentang pelaksanaan shalat Jum’at dibagi 2 gelombang atau ganjil genap sesuai no hp jama’ah.
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Share Here:

Average Rating

5 Star
50%
4 Star
50%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

16 thoughts on “MUI Pandeglang Tolak Sholat Jum’at Dibagi 2 Shift

  1. As I am looking at your writing, slotsite I regret being unable to do outdoor activities due to Corona 19, and I miss my old daily life. If you also miss the daily life of those days, would you please visit my site once? My site is a site where I post about photos and daily life when I was free.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *