Repch

0 0
Jakarta – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya berhasil bekuk 7 kelompok pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) dengan Senjata Api dan Senjata Tajam.
 
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, 36 pelaku dari 7 kelompok yang melakukan curanmor. 1 orang masih dirawat karena sakit dan 2 orang diantaranya adalah penjual senjata api (Senpi) rakitan.
 
 
” Ini pelakunya banyak sekali ya, ada 36, 2 orang wanita. Mereka dari 7 kelompok, yang beroperasi di wilayah Polda Metro Jaya,” kata Yusri.
 
Menurut Yusri, kelompok ini berhasil melakukan pencurian lebih dari 50 sampai 100 kali, ditangkap dari bulan Juli sampai Agustus, di wilayah Tangerang Kota, Tangerang Selatan, Jakarta Barat, Jakarta Timur dan Jakarta Selatan.
 
“Semuanya residivis. Sudah melakukan pencurian kendaraan bermotor lebih dari 50 kali, malah ada yang 100 kali. Itu pengakuan awal mereka ya, seingat mereka. Mereka ngaku lupa,” ucap Yusri.
 
Dari tangan tersangka, polisi berhasil mengamankan sejumlah Pistol Rakitan, Pisau, 1 Mobil MPV, 11 Sepeda Motor Matic, Uang, STNK, Plat Nomor, Ponsel, Kunci T, Obeng, Helm dan Jaket.
 
Yusri menambahkan, ada 2 orang penadah di Sukabumi yang saat ini masih diburu oleh polisi. Yaitu, I yang biasa dipanggil Kakek dan inisial I lainnya.
 
“Jadi ada 2 tersangka lagi yang masih kita kejar. I penadah yang biasa dipanggil kakek dan satu lagi I juga,” tambah Yusri.
 
Yusri mengingatkan kepada masyarakat untuk berhati-hati, karena mereka tidak segan-segan untuk menembak korbannya yang melawan. Yusri juga meminta warga yang merasa kehilangan kendaraan roda 2 nya untuk datang ke Polda Meteo Jaya dengan membawa bukti kepemilikan.
 
“Bagi yang merasa motornya ada di sini, silahkan datang ke Polda. Akan dikasih cuma-cuma, dengan membawa bukti kepemilikan. Ingat ya, cuma-cuma, tanpa bayaran apapun,” ujarnya.
 
Berikut 35 Pelaku Curanmor:
 
(15/7/2021), di Tangerang Kota ada 5 tersangka Curanmor  dan 1 penadah.
1. P bertindak sebagai pemantau/patroli di lokasi yang akan menjadi sasaran. P merupakan residivis dan setiap beroperasi membawa senpi.
2. AA bertindak sebagai eksekusi/pemetik kendaraan.
3. N bertindak sebagai memberi tempat perlindungan dan menyimpan motor.
4. S adalah perempuan yang memberikan tempat perlindungan.
5. SS bertugas untuk membersihkan kendaraan dan mencopot plat agar tidak ketahuan pemilik.
6. J sebagai penadah.
 
(24/7/2021), ada 4 tersangka ditangkap di Tangerang Kota, Tangerang Selatan dan Jakarta Barat.
7. N sebagai pemetik kendaraan dan membawa senpi.
8. FH bertindak mengawasi lokasi sasaran
9. UR sebagai pemberi sarana n batuan kepada pelaku pencurian.
UR juga penghubung dengan penadah berinisial I yang biasa dipanggil kakek, yang kini masih buron (DPO).
 
(16/8/2021), ada 6 tersangka yang di tangkap di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur
10. Z alias K bertindak sebagai pemetik dan penjual kendaraan ke I alias kakek.
11. RI sebagai joki/penghantar kendaraan pesanan.
12. SS bertindak mengawasi lokasi.
13. DM (cw): menerima kendaraan, penjual
14. R alias J
15. OD
16. DN
Ketiganya kaki tangan yang dikirim dari Sukabumi dengan imbalan 1 juta/pcs.
 
(11-12/8/2021) ada 13 tersangka ditangkap.
17. J alias WW: eksekutor dan membawa senpi.
18. EI: mengawasi lokasi dan bawa senpi
19. JJ dan EJ: bertindak beri bantuan dan melakukan pencurian.
20. HH penadah.
21. HG membersihkan kendaraan dan copot plat. Juga yang antar kendaraan ke penadah di Sukabumi pakai truk.
JT, JE, US, Feri, D, P dan DA adalah anak buah kakek
 
(16/8/2021), ada 6 tersangka yang ditangkap di Tangerang dan Jakarta Barat.
29. FR alias P adalah eksekutor, pemilik Senpi dan penjual kendaraan curian.
FR beroperasi dengan cara membegal dan tidak segan untuk menembak korban yang melawan.
30. AT adalah Joki dan pemilik kendaraan roda 2 memboncengi pelaku lainnya.
31. MR mengawasi lokasi sasaran
32. WA penjual senpi ke pelaku curanmor dengan harga 1 juta/pcs.
33. R penjual senpi.
 
(23/8/2021)
34. Ali imron, warga lampung yang jual senpi  ke WW dengan harga 4 juta/pcs.
35. N jual warga lampung yang jual senpi ke pelaku Curanmor N dengan harga 5 juta/pcs.
 
Untuk informasi lainnya buka reporter-channel.com
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Share Here:

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

10 thoughts on “Polisi Ringkus 36 Pelaku Curanmor Pakai Senpi

  1. I was extremely pleased to discover this page. I want to to thank you for ones time due to this wonderful read!! I definitely appreciated every part of it and I have you bookmarked to look at new information on your web site.

  2. Use artificial intelligence to cut turnaround time, extend your budget, and create more high-quality content that Google and readers will love. How It Works? WordAi is extremely fast and intuitive. Just enter your content, click rewrite, and in a matter of seconds, WordAi will rewrite an entire piece of content for you. WordAi comes up with different ways to express the same ideas by rewriting every sentence from scratch. This not only removes duplicate content, it also makes the rewritten content read completely naturally. Scale Your Business Make your entire content production process 10x more efficient. Use AI to create more high-quality, unique content that impresses clients and engages readers, all without having to put in more hours Register here and get a bonus.

  3. Im excited to discover this web site. I need to to thank you for ones time for this wonderful read!! I definitely savored every bit of it and I have you bookmarked to look at new information in your web site.

  4. The next time I read a blog, Hopefully it does not fail me just as much as this particular one. I mean, Yes, it was my choice to read through, but I truly believed youd have something helpful to talk about. All I hear is a bunch of moaning about something you could possibly fix if you werent too busy seeking attention.

  5. The next time I read a blog, Hopefully it does not fail me just as much as this particular one. I mean, Yes, it was my choice to read through, but I truly believed youd have something helpful to talk about. All I hear is a bunch of moaning about something you could possibly fix if you werent too busy seeking attention.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.