Repch

Ketua umum Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) Indonesia Sri Mulyani Indrawati secara detil memaparkan bagaimana pandemi Covid-19 telah berpengaruh besar pada sektor ekonomi dan keuangan.
“Wabah Covid-19 telah menimbulkan gejolak di bidang pasar uang dan ekonomi yang serba tidak pasti. Ancaman Covid telah terlihat sangat nyata. Pada kuartal I, pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami pelemahan menjadi 2.97%. Memang masih positif, namun lebih rendah daripada pertumbuhan ekonomi yang biasanya di atas 5%,” kata Sri Mulyani.
Mernteri keuangan menambahkan saat silaturahim nasional IAEI secara online, bahwa pada kuartal kedua sejalan dengan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang berjalan lebih luas, pemerintah juga menjaga agar pandemi ini tidak menimbulkan masalah baru, yaitu krisis keuangan. Salah satunya krisis pada sektor ekonomi dan keuangan syariah.
Sri Mulyani pun meminta IAEI sebagai organisasi akademisi dan praktisi ekonomi dan keuangan syariah, turut berperan aktif pulihkan ekonomi terdampak Covid-19.
“Ekonomi dan keuangan syariah juga mengalami dampak yang tidak ringan. Oleh karena itu saya meminta kepada seluruh jajaran dan anggota IAEI untuk turut berkontribusi mengatasi dampak pandemi Covid-19 kepada seluruh lapisan masyarakat,” ucapnya.
Share Here: