Repch

Jakarta – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Menteri Perhubungan Budi Karya dan Gubernur Jakarta Anies Baswedan meresmikan 4 stasiun terpadu di Jakarta. Yaitu Stasiun Tanabang, Stasiun Senen, Stasiun Sudirman dan Stasiun Gondangdia.
Kerjasama antara PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan PT MRT Jakarta (Perseroda) untuk membuat perusahaan patungan yang diberi nama PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek (MITJ).
Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, dengan diresmikannya stasiun terpadu menunjukkan terciptanya ekosistem yang sehat.
“Stasiun Terpadu ini menunjukkan telah terbangunnya ekosistem yang sehat antara BUMN, BUMD, dan pihak swasta dalam memberikan layanan transportasi terintegrasi bagi masyarakat,” kata Erick.
Peresmian stasiun terpadu merupakan tindak lanjut dari arahan presiden Joko Widodo agar Jakarta sebagai ibukota memiliki sistem pengelolaan transportasi terpadu yang saling terhubung.
“Arahan Presiden adalah untuk membentuk perusahaan yang melakukan pengelolaan moda transportasi publik yang terpadu dan terintegrasi,” tambahnya.
Gubernur Jakarta Anies Baswedan mengapresiasi terbentuknya stasiun terpadu, untuk mempeemudah warga menggunakan transportasi darat.
“Saya mengapresiasi kolaborasi ini. Sekarang Stasiun KRL terintegasi dengan Stasiun MRT, Trans Jakarta dan kereta bandara. Di situ juga ada ojek online,” ucap Anies.
“Kita menginginkan warga Jakarta n kawasan Bodetabek dapat kemudahan transpotasi umum. Integrasi tercipta untuk pindahkan dari kendaraan pribadi ke umum,” tambahnya.
Hasir dalam peresmian Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Didiek Hartantyo, Direktur Utama PT MRT Jakarta Perseroda, William P. Sabandar, dan Direktur Utama PT MITJ.
Seperti yang diketahui, pada Januari 2020, BUMN melalui PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan Pemprov DKI melalui PT MRT Jakarta (Perseroda) membuat suatu usaha patungan untuk mengelola transportasi.
Share Here: